#under_header{ margin:10px 0; padding:1%; width:98%; }

Attention


To view this blog,, use pgdn or direction key on your computer...

^_^

Minggu, 20 Maret 2011

Kosmetik

Kosmetik berasal dari bahasa Yunani “kosmetikos” yang berarti keterampilan menghias , mengatur. Kosmetik merupakan bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir, daerah sekitar mata, dan organ genital bagian luar).
Tujuan utama penggunaan kosmetik pada masyarakat modern adalah untuk kebersihan pribadi, meningkatkan daya tarik melalui make up, meningkatkan rasa percaya diri dan perasaan senang, melindungi kulit dan rambut dari kerusakan sinar UV, polusi dan factor lingkungan yang lain, mencegah penuaan dan secara khusus membantu seseorang lebih menikmati dan menghargai hidup.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI, penggolongan kosmetika antara lain dibedakan berdasarkan sifat modern dan tradisionalnya, dan menurut kegunaannya bagi kulit.
A.    Menurut Per Men Kes RI, kosmetika dibagi dalam 13 kelompok
1.    Preparat untuk bayi, misalnya minyak bayi, bedak bayi, dll.
2.    Preparat untuk mandi, misalnya sabun mandi, bath capsule, dll.
3.    Preparat untuk mata, misalnya mascara, eye shadow, pensil alis, dll.
4.    Preparat untuk wangi-wangian misalnya parfum, toilet water, dll.
5.    Preparat untuk rambut, misalnya cat rambut, hair spray, dll.
6.    Preparat pewarna rambut, misalnya cat rambut, dll.
7.    Preparat make-up (kecuali mata), misalnya bedak, lipstick, dll.
8.    Preparat untuk kebersihan mulut, misalnya pasta gigi, mouth washes, dll.
9.    Preparat untuk kebersihan badan, misalnya deodorant, dll.
10. Preparat kuku, misalnya cat kuku, losion kuku, dll.
11.  Preparat perawatan kulit, misalnya pembersih, pelembab, pelindung, dll.
12.  Preparat cukur, misalnya sabun cukur, dll.
13.  Preparat untuk suntan atau sunscreen, misalnya sunscreen foundation, dll.
B.    Penggolongan berdasarkan sifat dan cara pembuatan
1.    Kosmetika modern, diramu dari bahan kimia dan diolah secara modern (termasuk diantaranya adalah kosmetik medic)
2.    Kosmetika tradisional
a.    Betul-betul tradisional, misalnya lulur, mangir, yang dibuat dari bahan alam dan diolah menurut resep dan cara yang turun temurun.
b.    Semi tradisional, diolah dengan cara modern dan diberi bahan pengawet agar tahan lama.
c.    Hanya namanya yang tradisional tanpa komponen yang benar-benar tradisional dan diberi zat warna yang menyerupai bahan tradisional.
C.    Penggolongan menurut kegunaannya bagi kulit
a.    Kosmetika perawatan kulit (skin-care cosmetics). Jenis ini perlu untuk merawat kebersihan dan kesehatan kulit. Termasuk di dalamnya :
1.    Kosmetika untuk membersihkan kulit (clenser) misalnya sabun, cleansing cream, cleansing milk, penyegar kulit, dll.
2.    Kosmetika untuk melembabkan kulit (moisturizer), misalnya moisturizing cream, night cream, anti wrinkle cream.
3.    Kosmetika pelindung kulit, misalnya sunscreen cream, dan sunscreen foundation, sunblock cream/lotion.
4.    Kosmetika untuk menipiskan atau mengampelass kulit (peeling), misalnya scrub cream yang berisi butiran-butiran halus yang berfungsi sebagai pengampelas (abrasiver).
b.    Kosmetika riasan (dekoratif atau make-up). Jenis ini diperlukan untuk merias dan menutupi cacat pada kulit sehingga menghasilkan penampilan yang lebih menarik serta menimbulkan efek psikologis yang baik, seperti percaya diri. Dalam kosmetika riasan, peran zat pewarna dan pewangi sangat besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar